Jumat, 08 Mei 2015




"DARUSSALAM MUSIC FEST15"
~Ini Darussalam MengGEMA~
~Spirit Of Youth~
Dibuka pendaftaran bagi kalian yg punya band, 15
band pelajar dan 3 band umum.
Ketentuan :
1. NO UNDERGROUND
2. Membawakan satu lagu wajib yaitu Nuansa
Darussalam & Sun Tree Country (pilih satu khusus
15 band pelajar) dan satu lagu bebas. Lagu bisa d
download di:
http://gemaiaidciamis2015.blogspot.com/
3. MEMAKAI PAKAIAN SOPAN. MEMAKAI
KERUDUNG & ROK (PEREMPUAN).
4. Registrasi 100k/band
Isi formulir dan sertakan persayaratan lainnya dan
serahkan k kesekretariatan di Iaid Ciamis.
Memperebutkan Trophy, best player dan hadiah
lainnya \=d/
Aransemen lagu sebagus mungkin \=d/
Buktikan kreatifitasmu kawan!!
More info:
Gita D (08974269553) Yani M (081912870613)
Salam Kreasi Kreatif!! =D>
# UKM Gema Mahasiswat Darussalam
# IAID CIAMIS

TUJUAN DAN TARGET KURIKULUM

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Kurikulum adalah alat untuk mencapai tujuan pendidikan, maka tujuan umum pendidikan pada hakikatnya membentuk manusia indonesia yang bisa mandiri dalam konteks kehidupan pribadinya,kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta berkehidupansebagai makhluk yang berketuhanan Yang maha Esa (beragama). Itulah sebabnya manusia indonesia yang diharapkan dan harus diupayakan melalui pendidikan adalah manusia yang bermoral, berilmu, berkepribadian dan beramal bagi kepentingan manusia, masyarakat, bangsa dan negara.
Berdasarkan hakikatnya dari tujuan diatas diturunkan atau dijabarkan sejumlah tujuan kurikulum mulai dari tujuan kelembagaan pendidikan, tujuan setiap mata pelajaran atau bidang studi sampai kepada tujuan-tujuan pengajaran.
B.     Rumusan Masalah
1.       Apa pengertian dan fungsi kurikulum?
2.       Bagaimana tujuan kurikulum dan target kurikulum?

C.    Tujuan
1.      Untuk mengetahui bagaimana pengertian dan fungsi  kurikulum
2.      Untuk mengetahui bagaimana  tujuan dan target kurikulum






BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian dan fungsi Kurikulum
Kurikulum adalah alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Jadi kurikulum itu merupakan program pendidikan bukan program pengajaran, maksudnya program yang direncanakan, diprogramkan dan dirancangkan yang isinya dengan berbagai bahan ajar dan pengalaman  belajar baik yang berasal dari waktu yang lalu, sekarang maupun mendatang.
Jadi, kurikulum merupakan sutau program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar yang diprogramkan, direncanakan dan dirancang secara sistematik atas dasar norma-norma yang berlaku yang dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan.

Fungsi kurikulum
Fungsi berarti jabatan, kedudukan, kegiatan fungsi kurikulum sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Kalau salah satu komponen dalam kurikulum tidak berfungsi akan mengakibatkan komponen yang lain terganggu, fungsi kurikulum bagi guru sebagai pedoman untuk melaksanakan kegiatan proses pembelajaran. Fungsi kurikulum bagi kepala sekolah sebagai pedoman untuk melaksanakan supervise kurikulum terhadap para  guru pemegang mata pelajaran.
Fungsi kurikulum bagi masyarakat mendorong sekola agar dapat menghasilkan berbagai tenaga kerja yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sedangkan fungsi kurikulum bagi para penulis buku ajar adalah untuk dijadikan pedoman dalam menyusun bab-bab dan sub-sub beserta isinya. Sebagai bahan perbandingan dipaparkan bahwa fungsi kurikulum diibaratkan sebagai kendaraan yang kedua-duanya mempunyai fungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan.



B.     Tujuan dan target kurikulum
Tujuan adalah segala sesuatu yang ingin dicapai. Segala sesuatu itu dapat berupa benda konkret baik yang berupa barang maupun tempat, atau dapat juga berupa hal-hal yang sifatnya abstrak, misalnya cita-cita yang mungkin berupa kedudukan atau pangkat/jabatan maupun sifat-sifat luhur.
Tujuan pada hakikatnya adalah tujuan dari setiap program pendidikan yang akan diberikan kepada anak didik. Mengingat kurikulum adalah alat untuk mencapai tujuan pendidikan, maka tujuan kurikulum harus dijabarkan dari tujuan umum pendidikan. Dalam sistem pendidikan nasional, tujuan umum pendidikan dijabarkan dari falsafah bangsa, yakni pancasila. Pendidikan nasional berdasarkan pancasila bertujuan meningkatkan kualitas manusia indonesia, yakni manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh, bertanggung jawab. Mandiri, cerdas, dang terampil serta sehat jasmani dan rohani.
Jadi makna tujuan umum diatas pada hakikatnya membentuk manusia Indonesia yang bisa mandiri dalam konteks kehidupan pribadinya, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta berkehidupan sebagai makhluk yang berketuhanan Yang maha Esa (beragama). Itulah sebabnya manusia Indonesia yang diharapkan dan harus diupayakan melalui pendidikan adalah manusia yang bermoral, berilmu, berkepribadian dan beramal bagi kepentingan manusia, masyarakat, bangsa dan negara. Berdasarkan hakikat dari tujuan diatas diturunkan atau dijabarkan sejumlah tujuan kurikulum mulai dari tujuan kelembagaan pendidikan, tujuan setiap mata pelajaran atau bidang studi sampai kepada tujuan-tujuan pengajaran. Rumusan tujuan kurikulum tersebut harus terlebih dahulu ditetepakan sebelum menyusun dan menentukan isi kurikulum, strategi pelaksanaan kurikulum dan penilaian/evaluasi kurikulum. Hal ini dilakukan mengingat (a) tujuan berfungsi menentukan arah dan corak kegiatan pendidikan (b) tujuan kan menjadi indikator dari keberhasilan pelaksanaan pendidikan (c) tujuan menjadi pegangan dalam setiap usaha dan tindakan dari para pelaksana pendidikan.
Dalam menentukan dan merumuskan tujuan kurikulum ada sejumlah sumber yang dapat digunakan, yakni falsafah bangsa strategi pembangunan nasional, hakikat anak didik dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Falasafah bangsa. Falsafah bangsa Indonesia adalah Pancasila. Oleh karena itu rumusan tujuan kurikulum harus mencerminkan dan mengupayakan adanya nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila. Nilai-nilai terebut harus menjiwai dalam setiap rumusan tujuan kurikulum, yakni tujuan kelembagaan pendidikan, tujuan mata pelajaran dan tujuan pengajaran/intruksional.
Strategi pembangunan. Pendidikan selalu dipamdang sebagai human invesment, yakni sumberdaya manusia yang akan menentukan keberhasilan pembangunan. Pembangunan pada hakikatnya adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan seluruh masyarakat adil makmur yang merata material dan spiritual. Makna dan hakikat tersebut harus tercermin dalam tujuan kurikulum sehingga dapat menghasilkan sumberdaya manusia yang memiliki potensi untuk melaksanakan pembangunan.
Hakikat anak didik. Tujuan pendidikan dan tujuan kurikulum pada dasarnya untuk anak didik. Oleh karena itu memperhatikan kepentingan anak didik dalam merumuskan dan menetapkan tujuan pendidikan sangat diperlukan. Kemampuan, minat dan perhatian, sikap dan perilaku serta ciri kepribadian anak didik merupakan dimensi-dimemsi pentimg untuk diperhatikan.
Ilmu pengetahuan dan teknologi. Ilmu pengetahuan dan teknoogi menentukan kehidpan manusia yang serba modern ini, dengan ilmu dan teknologi memudahkan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Mengingat pesatnya kemajuan ilmu dan teknologi, pendidikan harus sanggup mengadaptasinya sehingga manusia/anak didik dapat menguasainya sebagai modal dasar kehidupannya sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat tempat ia hidup.
Telah disinggung sebelumnya bahwa tujuan kurikulum mencakup tujuan kelembagaan pendidikan atau tujuan institusional, tujuan mata pelajaran atau tujuan kurikuler dan tujuan pengajaran atau tujuan instruksional.
Tujuan institusional. Tujuan institusional adalah tujuan yang harus dicapai oleh satu lembaga pendidikan, misalnya SD, SMPT, SMTA. Artinya, apa yang seharusnya dimiliki anak didik setelah menamatkan lembaga pendidikan tersebut. Oleh karena itu tujuan institusional adalah kemampuan yang diharapakan dimiliki anak didik setelah mereka menyelesaikan program studinya di lembaga pendidikan yang ditempuh.
Tujuan kurikuler. Tujuan kurikuler dijabarkan dari tujuan kelembagaan pendidikan, sehingga sifatnya lebih khusus dibandingkan dengan tujuan institusional. Tujuan kurikuler adalah tujuan-tujuan bidang studi atau mata pelajaran sehingga mencerminkan hakikat keilmuan yang ada di dalamnya. Secara operasional tujuan kurikuler adalah rumusan kemampuan yang diharapkan dapat dimiliki anak didik setelah mereka menyelesaikan atau menempuh bidang studi atau mata pelajaran tersebut.
Tujuan instruksional. Tujuan instruksional bersumber dan dijabarkan dari tujuan kurikuler. Tujuan ini adalah tujuan yang paling langsung dihadapkan kepada anak didik sebab harus dapat dicapai setelah anak didik menempuh proses belajar-mengajar. Oleh sebab itu tujuan instruksional dirumuskan sebagai kemampuan-kemampuan yang diharapkan dimiliki anak didik setelah mereka menyelesaikan proses belajar mengajar.



















BAB III
PENUTUP

A.    Simpulan
kurikulum merupakan sutau program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar yang diprogramkan, direncanakan dan dirancang secara sistematik atas dasar norma-norma yang berlaku yang dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan.
Fungsi berarti jabatan, kedudukan, kegiatan fungsi kurikulum sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Kalau salah satu komponen dalam kurikulum tidak berfungsi akan mengakibatkan komponen yang lain terganggu, fungsi kurikulum bagi guru sebagai pedoman untuk melaksanakan kegiatan proses pembelajaran. Fungsi kurikulum bagi kepala sekolah sebagai pedoman untuk melaksanakan supervise kurikulum terhadap para  guru pemegang mata pelajaran.
Tujuan adalah segala sesuatu yang ingin dicapai. Segala sesuatu itu dapat berupa benda konkret baik yang berupa barang maupun tempat, atau dapat juga berupa hal-hal yang sifatnya abstrak, misalnya cita-cita yang mungkin berupa kedudukan atau pangkat/jabatan maupun sifat-sifat luhur.
Tujuan pada hakikatnya adalah tujuan dari setiap program pendidikan yang akan diberikan kepada anak didik. Mengingat kurikulum adalah alat untuk mencapai tujuan pendidikan, maka tujuan kurikulum harus dijabarkan dari tujuan umum pendidikan. Dalam sistem pendidikan nasional, tujuan umum pendidikan dijabarkan dari falsafah bangsa, yakni pancasila. Pendidikan nasional berdasarkan pancasila bertujuan meningkatkan kualitas manusia indonesia, yakni manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh, bertanggung jawab. Mandiri, cerdas, dang terampil serta sehat jasmani dan rohani.



B.     Saran
Syukur Alhamdulillah penyusun ucapkan kepada allah swt, karena dengan kehendaknya makalah ini dapat terselesaikan. Dalam kesempatan ini penulis memberikan saran kepada pembaca apabila terdapat kesalahan dalam pembuatan makalah ini baik penulisan atau susunan kata, penulis harapkan agar pembaca dapat memakluminya karena penulis masih dalam tahap pembelajaran. Kritik  dan saran akan penulis terima dengan lapang dada.























DAFTAR PUSTAKA

Sudjana, H nana. 2005.Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekolah.Bandung. PT Sinar Baru Algensindo.
Dakir, H. 2010.Perencanaan dan pengembangan kurikulum.Jakarta.Rineka Cipta.

Minggu, 30 November 2014

SMA Plus Darussalam

SMA Plus Darussalam
Diposting pada: 2013-04-21 02:51:36 | Hits : 1817
Alamat Web : Disini
Terakreditasi A

Kepala
Drs. H. Koko Komaruddin, M.Pd.



MAN Darussalam

MAN Darussalam
Diposting pada: 2013-04-21 02:51:02 | Hits : 2404

Terakreditasi A
Kepala
Dra. Hj. Eulis Fadlilah Jauhar Nafisah, M.Pd.I

Visi
Menjadi madrasah yang unggul dalam pendidikan kepemimpinan dan pengajaran yang berbasis pesantren serta penanaman semangat siswa dalam meraih prestasi.
Misi
1. Mendidik dan membina siswa dalam proses pendidikan integral sebagai bagian dari pendidikan kepemimpinan yang kuat dan berkarakter.
2. Memadukan sistem pembelajaran madrasah dan sistem pendidikan pesantren yang bertumpu pada sikap akhlak mulia dan budaya menuntut ilmu yang terus menerus.
3. Mendorong dan membimbing siswa dalam menciptakan budaya prestasi, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupan sosial.
Tujuan
1. Mendidik dan membina siswa yang unggul dalam kepemimpinan yang berkarakter sebagai bekal pendidikan selanjutnya.
2. Mendidik dan membina siswa dalam suasana pendidikan pesantren sehingga terbentuk kepribadian yang kuat, baik akhlak maupun semangat menuntut ilmu nya.
3. Mengondisikan siswa dalam budaya prestasi sehingga ketika sudah lulus dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.

MTs Darussalam

MTs Darussalam
Diposting pada: 2013-04-21 02:50:15 | Hits : 2432
Alamat Website : Disini
Terakreditasi A
Kepala
Dr. H. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag