Selasa, 16 Desember 2014
Formulir pendaftaran Lomna Dakawah Insan Cita (LDIC) HMI
https://docs.google.com/forms/d/1DU6cVDY76Z6HAeuYTKBcY9S3fL3e-UBj4hkn7A29LM4/viewform?usp=send_form
Minggu, 30 November 2014
SMA Plus Darussalam
SMA Plus Darussalam
Diposting pada: 2013-04-21 02:51:36 | Hits : 1817
Alamat Web : DisiniTerakreditasi A
Kepala
Drs. H. Koko Komaruddin, M.Pd.
MAN Darussalam
MAN Darussalam
Diposting pada: 2013-04-21 02:51:02 | Hits : 2404
Terakreditasi A
Kepala
Dra. Hj. Eulis Fadlilah Jauhar Nafisah, M.Pd.I
Visi
Menjadi
madrasah yang unggul dalam pendidikan kepemimpinan dan pengajaran yang
berbasis pesantren serta penanaman semangat siswa dalam meraih prestasi.
Misi
1.
Mendidik dan membina siswa dalam proses pendidikan integral sebagai
bagian dari pendidikan kepemimpinan yang kuat dan berkarakter.
2.
Memadukan sistem pembelajaran madrasah dan sistem pendidikan pesantren
yang bertumpu pada sikap akhlak mulia dan budaya menuntut ilmu yang
terus menerus.
3.
Mendorong dan membimbing siswa dalam menciptakan budaya prestasi, baik
dalam proses pembelajaran maupun dalam kehidupan sosial.
Tujuan
1. Mendidik dan membina siswa yang unggul dalam kepemimpinan yang berkarakter sebagai bekal pendidikan selanjutnya.
2.
Mendidik dan membina siswa dalam suasana pendidikan pesantren sehingga
terbentuk kepribadian yang kuat, baik akhlak maupun semangat menuntut
ilmu nya.
3.
Mengondisikan siswa dalam budaya prestasi sehingga ketika sudah lulus
dapat menjadi manusia yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan
negara.
MTs Darussalam
MTs Darussalam
Diposting pada: 2013-04-21 02:50:15 | Hits : 2432
Alamat Website : Disini
Terakreditasi A
Kepala
Dr. H. Fadlil Yani Ainusyamsi, MBA., M.Ag
Minggu, 09 November 2014
Himpunan Mahasiswa Islam
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah organisasi mahasiswa yang didirikan di Yogyakarta pada tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H bertepatan dengan tanggal 5 Februari 1947 M, atas prakarsa Lafran Pane beserta 14 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Islam (sekarang Universitas Islam Indonesia (UII) .
Sejarah
Sebelum lahirnya Himpunan Mahasiswa Islam, terlebih dulu berdiri organisasi kemahasiswaan bernama Perserikatan Mahasiswa Yogyakarta (PMY) pada tahun 1946 yang beranggotakan mahasiswa dari tiga Perguruan Tinggi di Yogyakarta, yaitu Sekolah Tinggi Teknik (STT), Sekolah Tinggi Islam (STI) dan Balai Perguruan Tinggi Gajah Mada yang pada waktu itu hanya memiliki Fakultas Hukum dan Fakultas Sastra.Oleh karena Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta dirasa tidak memperhatikan kepentingan para mahasiswa yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai agama. Tidak tersalurnya aspirasi keagamaan merupakan alasan kuat bagi para mahasiswa Islam untuk mendirikan organisasi kemahasiswaan yang berdiri dan terpisah dari Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta.
Pada tahun 1946, suasana politik di Indonesia khususnya di Ibukota Yogyakarta mengalami polarisasi antara pihak Pemerintah yang dipelopori oleh Partai Sosialis, pimpinan Syahrir - Amir Syarifuddin dan pihak oposisi yang dipelopori oleh Masyumi, pimpinan Soekiman - Wali Al-Fatah dan PNI, pimpinan Mangunsarkoro - Suyono Hadinoto serta Persatuan Pernyangannya Tan Malaka. Polarisasi ini bermula pada dua pendirian yang saling bertolak belakang, pihak Partai Sosialis (Pemerintah) menitik beratkan perjuangan memperoleh pengakuan Indonesia kepada perjuangan berdiplomasi, pihak oposisi pada perjuangan bersenjata melawan Belanda.
Polarisasi ini membawa mahasiswa yang juga sebagian besar dari mereka adalah pengurus Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta berorientasi kepada Partai Sosialis. Melalu mereka inilah Partai Sosialis mencoba mendominir Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta. Namun mahasiswa yang masih memiliki idealis tidak dapat membiarkan usaha Partai Sosialis hendak mendominir Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta. Dengan suasana yang sangat kritis dikarenakan Belanda semakin memperkuatkan diri dengan terus-menerus mendatangkan bala bantuan dengan persenjataan modern yang kemudian pada tanggal 21 Juli 1947 terjadilah yang dinamakan Agresi Militer Belanda I. Dengan situasi yang demikian para mahasiswa yang berideologi murni tetap bersatu menghadapi Belanda, mencegak setidak-tidaknya mengurangi efek-efek dari polarisasi politik yang sangat melemahkan potensi Indonesia menghadapi Belanda. Karenanya mereka menolah keras akan sikap dominasi Partai Sosialis terhadap mahasiswa yang dinilai akan mengakibatkan dunia mahasiswa terlibat dalam polarisasi politik.
Berbagai hal ini yang mendorong beberapa orang mahasiswa untuk mendirikan organisasi baru. Meskipun sebenarnya jauh sebelum adanya keinginan untuk mendirikan organisasi baru sudah ada cita-cita akan itu, namun selalu ditunda dan dianggap belum tepat. Namun melihat dari berbagai kondisi yang ada dirasa cita-cita yang sudah lama diharapkan itu perlu diwujudkan karena bila membiarkan Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta lebih lama didominasi oleh Partai Sosialis adalah hal yang tidak tepat. Penolakan sikap dominasi Partai Sosialis terhadap Persyerikatan Mahasiswa Yogyakarta tidak hanya datang dari kalangan mahasiswa Islam, melainkan juga mahasiswa kristen, mahasiswa katolik, serta berbagai mahasiswa yang masih menjunjung teguh ideologi keagamaan.
Sempat Mengeluh Kesakitan dan Diurut, Kakek Sinin Tetap Belum Bertelur
Jakarta - Kakek Sinin yang sedang dirawat di RS Koja karena mengaku bisa bertelur tiba-tiba mengerang kesakitan. Pria berusia 62 tahun itu merasa akan mengeluarkan telur, namun ternyata tidak ada apa-apa yang keluar dari duburnya.
Pada sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (9/11/2014), Sinin yang dirawat di RS Koja, Jakarta Utara, meringkuk dan memegang punggungnya. Ia lalu berulang kali mengucap istighfar.
Sinin lalu memanggil-manggil salah seorang pria yang menjenguknya. Pria paruh baya itu ia panggil sebagai Pak Haji. Sinin lalu meminta Pak Haji agar mengurut punggungnya.
Kakek Sinin tengkurap di atas kasur dan diurut selama 5 menit. detikcom juga sempat memegang punggung warga Penjaringan itu namun tidak terasa ada hal berbeda dari punggung Sinin.
Setelah diurut, tidak ada telur yang keluar dari tubuh Kakek Sinin. Ia pun merasa kecewa karena sebenarnya tidak sabar untuk membuktikan klaimnya tersebut.
"Kata Pak Haji tadi ada telur gede, tapi telurnya naik lagi. Padahal ingin cepat-cepat keluar biar bisa dibuktiin," ucapnya.
Kakek Sinin sudah dirawat di RS Koja sejak Jumat (7/11) lalu. Ia dibawa oleh Dinas Kesehatan Jakarta Utara untuk memeriksakan kesehatan dan membuktikan perkataannya yang mengaku kerap bertelur.
http://news.detik.com/read/2014/11/09/182626/2743273/10/sempat-mengeluh-kesakitan-dan-diurut-kakek-sinin-tetap-belum-bertelur
Minggu, 02 November 2014
Minggu, 19 Oktober 2014
Mengkaji Filsafat Penciptaan menurut al-Qur’an
Mengkaji Filsafat Penciptaan menurut al-Qur’an
Pada pembahasan kali ini kita akan mencoba menganalisa beberapa ayat al-Quran yang di dalamnya telah menyiratkan tentang filsafat, arah, sasaran, maksud, dan tujuan penciptaan, di antaranya, “Sesungguhnya Aku ingin menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” (Qs. Al-Baqarah [2]: 30)“Dan Dia-lah yang menjadikanmu para khalifah di bumi.” (Qs. Al-An’am [6]: 165)
Berdasarkan ayat-ayat di atas yang diturunkan berkaitan dengan penciptaan manusia, dikatakan bahwa tujuan dari penciptaan manusia adalah dijadikannya manusia sebagai khalifah dan penerus Tuhan.
Langganan:
Postingan (Atom)
